Kaos Combed 30s



Yaitu tipe atau jenis katun (cotton) yang sangat halus, yang mana pada teknik pembuatannya serat katun diolah dengan diputar di mesin pemintal dan disisir untuk membuang biji kapas nya sehingga kain menjadi sangat halus, karena itulah Bahan Kaos Cotton combed juga tampak lebih rata. Secara harga cotton combed ini memang cenderung lebih mahal dibanding kain katun lainnya. 

Bahan kaos cotton combed 30s mempunyai sifat tidak panas serta gampang menyerap keringat karna bahan dasarnya serat kapas alami, sehingga seringkali digunakan untuk bahan baju santai maupun baju olahraga. Kaos dengan bahan cotton combed 30s sangat pas dipakai di daerah beriklim tropis seperti di Indonesia karna sifatnya yang mampu menyerap keringat dengan baik.

Bahan Kaos Cotton Combed 30s diproduksi menggunakan bahan dasar 100% kapas premium dan merupakan serat kapas yang lebih panjang. Bahan ini pas untuk jadi bahan dasar kaos premium yang mempunyai kwalitas tinggi karna mempunyai banyak keunggulan, sebagian keunggulan nya yaitu bahan cotton atau katun ini dapat menyerap keringat dengan baik, tahan lama serta tidak menyebabkan panas waktu dipakai, oleh karena itu bahan cotton pas untuk jadi bahan dasar kaos.

Terdapat beberapa pilihan ketebalan yang berada di Toko kami yaitu 20s, 24s, 30s, yang mana semakin kecil angka nya maka akan semakin tebal kain nya. Bahan kaos ini memiliki berbagai macam pilihan warna untuk kebutuhan kain Anda. Khusus untuk kain Combed 30s, kami memiliki lebih dari 32 pilihan warna.

Kelebihan Bahan Kain Cotton Combed 30s


1. Cocok untuk cuaca tropis di Indonesia


Bahan kaos 30s sangat disarankan karna cocok dengan iklim yang ada di Negara kita. Negara dengan iklim tropis lembab yang terkadang cuaca nya membuat keringat menjadi sedikit berlebih.  Bahan kaos combed 30s dapat mengalirkan udara dengan lancar serta tidak kaku waktu digunakan hingga buat badan kita terasa nyaman. Diluar itu, penyerapan keringat juga juga semakin maksimum karna bahan ini mudah menyerap keringat kita.

2. Tidak kaku, enteng, serta nyaman


Tidak hanya cocok untuk digunakan di iklim Indonesia, bahan cotton combed 30s juga tidak panas saat digunakan. Bahannya juga tidak kaku dan  membuat badan kita menjadi nyaman saat menggunakannya. Kaos dengan bahan 30s dapat digunakan waktu tidur, istirahat, olahraga, lari pagi, serta banyak yang lainnya.

3. Tidak kasar


Saat kita membeli kaos, terkadang kita seringkali menemukan kain yang sangat kasar hingga terasa panas saat digunakan. Bahan 30s memiliki struktur yang halus serta tidak kasar sehingga terasa nyaman saat digunakan untuk aktivitas keseharian.

Kekurangan Cotton Combed 30s


Kekurangan cotton combed disebabkan karena sifatnya yang berasal dari bahan organic, yaitu :

  1. Rentan terhadap jamur bila disimpan ditempat yang lembab
  2. Kain akan cepat rusak apabila direndam terlalu lama

Kaos Polos Raglan 3/4 dan Panjang



Kaos raglan adalah kaos yang memiliki potongan diagonal warna berbeda pada bagian lengan. Beberapa macam kaos raglan ialah kaos raglan lengan panjang, kaos raglan lengan pendek, dan kaos raglan lengan tiga perempat. Nama lain kaos raglan ialah kaos baseball, disebut demikian karena kaos ini banyak digunakan pada saat berolahraga.


Dalam dunia fashion modern, kaos raglan ini diadopsi oleh pakaian olahraga. Jenis olahraga yang banyak menggunakan model raglan ini adalah jenis olahraga baseball. Hal ini disebabkan karena dalam olahraga baseball pergerakan tangan sangan dinamis sehingga penggunakan kaos raglan yang berbeda warna badan dan lengan dinilai menarik sebagai seragam.

Jaket




Mengenal Jenis Bahan Jaket yang Sering Digunakan
  1. Taslan

Bahan taslan merupakan bahan kain yang sangat populer untuk dijadikan jaket karena sifatnya yang kuat menahan angin dan waterproof (tingkat waterproof-nya tergantung dari jenis taslan yang digunakan). Bahan taslan jika memakai lapisan karet (coating latex) menjadi bahan anti air, cukup menahan air sampai 80%. Selain kuat terhadap terpaan angin dan waterproof, bahan ini juga disenangi karena ringan dan mudah mengikikuti bentuk badan pemakainya. Sehingga lebih fit saat digunakan.
Bahan taslan sendiri memiliki banyak jenis diantaranya taslan gn, taslan mayer korea, taslan milky, dan taslan balon. Bahan taslan sering dipakai untuk pembuatan jaket motor, bomber, dan beberapa jenis taslan sering digunakan untuk membuat jaket outdoor.
  1. Fleece

Jenis bahan fleece umumnya terbuat dari campuran Cotton dan Wool. Bahan luar kain ini permukaannya hampir mirip seperti kaos dan bagian dalamnya memiliki bulu halus, tekstur yang lembut, dan besifat menyerap air (Hidrofobik). Jika dipakai untuk membuat jaket, bahan fleece sangat baik dalam menahan panas tubuh sehingga penggunanya akan merasa hangat. Karena itulah, jaket yang memakai bahan fleece sebaiknya tidak dipakai saat cuaca panas terik. Bahan fleece biasa digunakan untuk membuat jaket hoodie, jaket varsity, dan sweater.
Bahan fleece juga tersedia dalam beberapa jenis. Setiap jenis bahan fleece mempunyai komponen bahan kain dan karakteristik berbeda juga.
  • Cotton fleece. Jenis fleece ini memiliki warna yang lebih cerah dan lebih ringan dibanding jenis bahan fleece lain. Bahan kain ini memiliki konsentrasi katun lebih banyak dibanding polyesternya.
  • Polar fleece. Terbuat dari campuran polyester, katun, viscose dan serat sintetik lainnya.
  • Polyester fleece. Mengandung polyester yang cukup banyak sehingga memiliki tekstur yang lebih kaku dan tampilan lebih mengilap dibandingkan cotton fleece.
  • CVC fleece. Terdiri 55% cotton combed dan 45% viscose. Tingkat susut polanya lebih kecil dari bahan katun biasa dan menyerap keringat.

  1. Baby Terry

Baby Terry merupakan bahan katun yang sangat nyaman digunakan untuk jaket. Bagian luar handfeel-nya seperti bahan kaos dan bagian dalam sedikit berbulu. Sekilas bahan ini mirip dengan bahan Fleece. Perbedaanya adalah bahan baby terry sedikit lebih tipis dari bahan fleece, dan bagian dalamnya terlihat tekstur rajutan benangnya. Bahan seperti ini cocok bagi mereka yang berada di iklim tropis.
  1. Drill

Bahan drill merupakan kain yang berbahan dasar katun. Beberapa jenis drill ada juga yang dicampur polyester untuk memperoleh tekstur kain yang lebih lentur. Bahan ini tidak mudah sobek, kuat, awet dan beberapa merk biasanya cukup nyaman dan tidak panas. Perbedaan mendasar antara jenis bahan drill dengan jenis bahan lain adalah pola pemintalan benangnya. Bahan drill memiliki ciri khas pola diagonal/miring.
Bahan drill sendiri memiliki beberapa jenis bahan. Jenis bahan drill yang paling sering digunakan adalah jenis American Drill dan Japan Drill. Perbedaan kedua jenis bahan ini adalah pada tekstur bahannya. American Drill memiliki tekstur lebih kecil dan tipis, sedangkan Japan Drill memiliki tekstur lebuh besar dan tebal. Selain itu bahan Japan Drill memiliki campuran katun lebih banyak, jadi walaupun tebal tapi Japan Drill lebih mudah menyerap keringat.
Bahan Drill ini biasanya digunakan untuk membuat jaket almamater atau jaket organisasi. Hal ini karena salain nyaman dan mudah menyerap  keringat, bahan ini juga dapat memberikan kesan semi formal.

Baju Polo





Pengertian Polo Shirt adalah Baju Kaos kasual yang memiliki kerah dengan beberapa kancing di atas dada dan biasanya berlengan pendek. Model baju kaos polo ini ada juga yang berlengan panjang. Polo shirt sering kali identik dengan busana kasual, dikarenakan bentuk modelnya yang sederhana. Oleh karena itu, pilihan jenis kain polo shirt ini sering kali merupakan bahan yang nyaman untuk digunakan. Untuk mengetahui karakteristik bahan apa saja yang digunakan, mari kita simak jenis kain polo shirt berikut ini.

Jenis Kain Polo Shirt yang bagus untuk digunakan pada kaos berkerah ini adalah bahan Lacoste. Baju Wangki ini memiliki pilihan jenis bahan yang beragam. Biasanya jenis kain polo shirt yang banyak digunakan adalah Katun (cotton), Viscose, Polyester PE dan Lacoste. Berdasarkan karakteristik, jenis kain polo shirt ini ada yang berbahan tebal, tipis, berpori ataupun halus.

Jenis Kain Polo Shirt

Sebenarnya Lacoste adalah nama perusahaan asal Perancis yang memproduksi pakaian dengan tekstur berpori tadi. Seiring dengan banyaknya penggunaan pakaian tersebut, masyarakat menjadikannya sebagai nama bahan untuk membuat baju kaos Polo Shirt. Sebanding dengan kualitasnya, bahan ini memiliki harga yang paling tinggi.

Jenis Kain Lacoste Cotton Pique


Kain lacoste cotton pique adalah bahan yang memiliki permukaan yang tidak rata dan agak kasar dengan tekstur bahan berpori atau pola dengan bolong-bolong kecil berbentuk bulat, kotak atau berbentuk rajutan segitiga pada kedua sisi bahannya ( luar dan dalam ).
Jenis kain lacoste cotton pique merupakan bahan yang paling lazim dan bagus untuk pembuatan kaos Polo Shirt. Jenis kain lacoste cotton pique seperti bahan katun lainnya, juga nyaman dipakai dan adem. Jenis Kain lacoste cotton pique merupakan bahan terbaik dari jenis Lacoste dan memiliki harga jual bahan lacoste yang paling tinggi.

Jenis Kain Lacoste Cotton CVC

Kain lacoste cotton CVC adalah bahan yang terbuat dari campuran cotton dan polyester, sehingga menghasilkan sifat yang sangat bagus, yaitu memiliki daya serap dan daya tahan yang tinggi.
Jenis kain lacoste cotton CVC memiliki tekstur yang tidak berpori-pori pada sisi bagian dalamnya. Untuk kenyamanan dan harga sedikit di bawah lacoste cotton pique.

Jenis Kain Lacoste Polyester / PE

Kain Lacoste Polyester / PE adalah bahan yang mengandung campuran polyester, memiliki tesktur dengan pori yang lebih besar dibandingkan dengan Lacoste yang lainnya. Jenis Kain Lacoste Polyester memiliki harga yang terjangkau sehingga tidak se-adem bahan Lacoste yang lain. Kain Lacoste Polyester ada yang berbahan PE (terdapat kandungan Polyester / plastik) tipis dan kurang menyerap keringat, serta bahan Pique (terdapat kandungan katunnya), tebal dan menyerap keringat.

Jenis Kain Katun ( Cotton )

Kain Katun adalah bahan yang sering menjadi andalan untuk usaha distro, clothing dan merek ternama. Terdapat dua jenis bahan kain katun yang banyak digunakan, yaitu :
  1. Katun Combed,
  2. Katun Carded.
Karakteristik yang membedakan dari kedua jenis bahan katun ini adalah dari teknik pabrikasinya yang akan memperoleh hasil akhir yang berbeda. Bahan katun Combed menggunakan teknik Combing sehingga bahan ini dinamakan Combed. Sedangkan Katun Carded menggunakan teknik Carded, sehingga namanya pun menjadi Carded.
Kain Katun Combed memiliki bahan yang lebih halus dengan harga yang lebih tinggi daripada Katun Carded dengan bahan yang agak kasar. Secara sepintas ketika kita memegang bahan Katun Carded terasa lebih tebal, sedangkan Katun Combed ketika di pakai lebih nyaman dan enteng. Selain itu, untuk membedakan tebal tipisnya bahan adalah dari jenis benang yang digunakan.

Karakteristik Benang Bahan Katun Combed

Biasanya kita sering mendengar jenis Katun Combed dengan angka 20S, 24S, 30S dan 40S. Angka ini merujuk kepada ketebalan bahan. Bila kita berpikir bahwa 40S adalah bahan katun Combed yang paling tebal, maka hal tersebut adalah salah! Ketebalan bahan Katun Combed berbanding terbalik dengan besaran angka tersebut. Bila semakin kecil angkanya, maka semakin tebal bahan kainnya.

Bahan Double Cotton

Kain Double Cotton adalah bahan yang lebih tebal dari Katun Combed 20S. Bahan ini disebut juga sebagai Bahan Double Nett / Knit. Bahan Double Cotton ini lebih nyaman dan jatuh (berat ke bawah) ketika dikenakan. Akan tetapi kekurangan dari bahan Double Cotton ini adalah mudah untuk melar apabila sering dicuci dan dipakai, apalagi jika sering tertarik. Hal ini dikarenakan adanya udara pada lapisan kain seperti layaknya spon.

Karakteristik Bahan Kain Katun

Secara umum, karakteristik dari bahan kain katun yang berasal tanaman kapas ini adalah sebagai berikut :
  • Bahan terasa dingin dan sedikit kaku,
  • Menyerap keringat,
  • Pakaian/kain akan rusak bila direndam lebih dari 2 jam dalam deterjen,
  • Rentan terhadap jamur,
  • Kain katun tidak bisa terlalu lama didiamkan dalam keadaan basah.
Karena sifatnya yang nyaman ketika dipakai, maka terdapat kombinasi campuran yang menggunakan bahan katun ini, yaitu:

Jenis Kain TC ( Teteron Cotton )

Kain TC atau Teteron Cotton adalah bahan campuran antara Cotton 35% dengan bahan Polyester (Teteron) 65%. Jenis Kain TC masih dalam kategori katun namun kualitasnya di bawah bahan Combed dan Carded sebab merupakan bahan campuran. Dibandingkan bahan Katun, maka bahan TC kurang bisa untuk menyerap keringat dan agak panas di badan serta memiliki tekstur lebih kasar. Kelebihannya jenis bahan TC yaitu lebih tahan kusut dan tidak melar meskipun sudah dicuci berkali-kali.

Jenis Kain CVC ( Cotton Viscose )

Kain CVC atau Cotton Viscose adalah campuran dari Cotton Combed 55% dan Viscose 45%. Kelebihan dari Jenis Kain CVC ini memiliki tingkat shrinkage ( susut pola ) lebih kecil dari bahan Katun. Jenis bahan CVC ini juga bersifat menyerap keringat.

Jenis Kain Viscose

Kain Viscose adalah bahan yang terbuat dari serat kayu ( Eucalyptus – sejenis pohon pinus ). Jenis Kain Viscose merupakan bahan yang sering dipergunakan dalam pakaian-pakaian model busana pesta, casual, lingerie, underwear, sampai jaket dikarenakan memiliki tekstur halus dan licin serta lentur.

Karakteristik Jenis Kain Viscose

  • Terasa lembut dan dingin di kulit,
  • Bahannya jatuh, tidak kaku dan warnanya mengkilat,
  • Menyerap keringat,
  • Bahan pakaian akan rusak apabila direndam dengan diterjen lebih dari 1 jam,
  • Bisa dicuci atau di dry clean.

Jenis Kain Polyester PE

Kain Polyester atau PE adalah bahan yang terbuat dari serat sintetis atau buatan dari hasil minyak bumi untuk dibuat bahan berupa serat fiber poly dan juga digunakan untuk produk plastik berupa biji plastik. Jenis Kain Polyester ini dikarenakan dari sifat bahan dasarnya yang terbuat dari butiran plastik, maka bahan ini tidak bisa menyerap keringat dan panas ketika dikenakan.

Karakteristik Jenis Kain Polyester PE

  • Noda minyak dan makan sulit dihilangkan dari bahan ini,
  • Polyester lebih kuat dan tahan direndam lebih dari 3 jam,
  • Sering dicampur bahan lain seperti viscose, linen dan katun.
 


Kemeja Bahan Ventura American Drill






Seragam merupakan jenis pakaian formal yang wajib digunakan oleh karyawan pada saat bekerja.  Sesuai dengan namanya, seragam memiliki design, warna, dan model yang serupa sehingga menjadi identitas tersendiri bagi karyawan dan sekaligus membedakannya dari perusahaan lain.  Untuk keperluan tersebut, ada banyak jenis bahan seragam yang biasanya digunakan dalam pembuatan seragam.

Jenis kain yang lazim digunakan adalah drill.  Jenis bahan drill memiliki jalinan benang yang kuat.  Untuk bahan drill yang ringan biasanya digunakan untuk pembuatan kemeja, sedangkan kain drill yang tebal digunakan untuk pembuatan seragam kerja lapangan.

  • Ventura Drill
Ventura drill termasuk dalam jenis American drill kelas premium dengan kualitas yang bagus.  Karakteristik kainnya sangat lembut dan nyaman dikenakan.  Jenis bahan ini tidak panas, tidak berbulu dan relatif ringan, sangat cocok untuk berbagai aktivitas pekerjaan.
Jenis kain ini sangat cocok untuk baju kantor, pakaian seragam bagi PNS, pegawai pemerintahan, seragam pabrik, dll.
Dengan pilihan warna yang bervariasi, jenis bahan ventura drill juga cocok untuk pembuatan seragam sekolah.

Kemeja Bahan American Drill





Kain American Drill ini memiliki karakteristik kain dengan pintalan kuat, tekstur yang bergaris-garis diagonal dan cukup lembut. Maka dari itu kain ini sangat cocok sekali digunakan untuk pembuatan seragam kantor dengan kualitas terbaik dan profesional. Kain American Drill ini juga terlihat jatuh dan cukup kekar yang dapat membentuk tubuh. Memiliki kemampuan kain yang tahan lama atau awet. Kain ini juga tahan untuk kondisi panas maupun dingin dan juga warnanya yang tidak mudah luntur. Bahan ini juga merupakan bahan yang paling sering digunakan untuk pembuatan pesanan kemeja ditempat kami.



Kelebihan Bahan American Drill

American Drill adalah salah satu merk bahan kain yang terkenal dari jenis kain Japan Drill juga. Kain dengan kualitas tinggi yang memiliki dimensi relatif stabil terhadap lipatan dan penyusutan. Berikut adalah sedikit kelebihan dari kain American Drill :
  • Memiliki serat benang yang tebal namun tetap adem dan nyaman.
  • Mampu menyerap air cukup baik.
  • Termasuk kain yang tidak mudah bau jika terkena keringat.
  • Memiliki konsentrasi katun yang tinggi.
  • Awet dan tahan lama.
  • Warnanya yang tidak mudah luntur.