Jaket




Mengenal Jenis Bahan Jaket yang Sering Digunakan
  1. Taslan

Bahan taslan merupakan bahan kain yang sangat populer untuk dijadikan jaket karena sifatnya yang kuat menahan angin dan waterproof (tingkat waterproof-nya tergantung dari jenis taslan yang digunakan). Bahan taslan jika memakai lapisan karet (coating latex) menjadi bahan anti air, cukup menahan air sampai 80%. Selain kuat terhadap terpaan angin dan waterproof, bahan ini juga disenangi karena ringan dan mudah mengikikuti bentuk badan pemakainya. Sehingga lebih fit saat digunakan.
Bahan taslan sendiri memiliki banyak jenis diantaranya taslan gn, taslan mayer korea, taslan milky, dan taslan balon. Bahan taslan sering dipakai untuk pembuatan jaket motor, bomber, dan beberapa jenis taslan sering digunakan untuk membuat jaket outdoor.
  1. Fleece

Jenis bahan fleece umumnya terbuat dari campuran Cotton dan Wool. Bahan luar kain ini permukaannya hampir mirip seperti kaos dan bagian dalamnya memiliki bulu halus, tekstur yang lembut, dan besifat menyerap air (Hidrofobik). Jika dipakai untuk membuat jaket, bahan fleece sangat baik dalam menahan panas tubuh sehingga penggunanya akan merasa hangat. Karena itulah, jaket yang memakai bahan fleece sebaiknya tidak dipakai saat cuaca panas terik. Bahan fleece biasa digunakan untuk membuat jaket hoodie, jaket varsity, dan sweater.
Bahan fleece juga tersedia dalam beberapa jenis. Setiap jenis bahan fleece mempunyai komponen bahan kain dan karakteristik berbeda juga.
  • Cotton fleece. Jenis fleece ini memiliki warna yang lebih cerah dan lebih ringan dibanding jenis bahan fleece lain. Bahan kain ini memiliki konsentrasi katun lebih banyak dibanding polyesternya.
  • Polar fleece. Terbuat dari campuran polyester, katun, viscose dan serat sintetik lainnya.
  • Polyester fleece. Mengandung polyester yang cukup banyak sehingga memiliki tekstur yang lebih kaku dan tampilan lebih mengilap dibandingkan cotton fleece.
  • CVC fleece. Terdiri 55% cotton combed dan 45% viscose. Tingkat susut polanya lebih kecil dari bahan katun biasa dan menyerap keringat.

  1. Baby Terry

Baby Terry merupakan bahan katun yang sangat nyaman digunakan untuk jaket. Bagian luar handfeel-nya seperti bahan kaos dan bagian dalam sedikit berbulu. Sekilas bahan ini mirip dengan bahan Fleece. Perbedaanya adalah bahan baby terry sedikit lebih tipis dari bahan fleece, dan bagian dalamnya terlihat tekstur rajutan benangnya. Bahan seperti ini cocok bagi mereka yang berada di iklim tropis.
  1. Drill

Bahan drill merupakan kain yang berbahan dasar katun. Beberapa jenis drill ada juga yang dicampur polyester untuk memperoleh tekstur kain yang lebih lentur. Bahan ini tidak mudah sobek, kuat, awet dan beberapa merk biasanya cukup nyaman dan tidak panas. Perbedaan mendasar antara jenis bahan drill dengan jenis bahan lain adalah pola pemintalan benangnya. Bahan drill memiliki ciri khas pola diagonal/miring.
Bahan drill sendiri memiliki beberapa jenis bahan. Jenis bahan drill yang paling sering digunakan adalah jenis American Drill dan Japan Drill. Perbedaan kedua jenis bahan ini adalah pada tekstur bahannya. American Drill memiliki tekstur lebih kecil dan tipis, sedangkan Japan Drill memiliki tekstur lebuh besar dan tebal. Selain itu bahan Japan Drill memiliki campuran katun lebih banyak, jadi walaupun tebal tapi Japan Drill lebih mudah menyerap keringat.
Bahan Drill ini biasanya digunakan untuk membuat jaket almamater atau jaket organisasi. Hal ini karena salain nyaman dan mudah menyerap  keringat, bahan ini juga dapat memberikan kesan semi formal.

0 Comments

Posting Komentar